Aktor Fahri Azmi Diduga Ditipu Temannya Sebesar Rp75 Juta

Jakarta – Aktor (Fahri Azmi)  mendatangi Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat (27/08/2021). Kedatangannya, untuk melengkapi berkas kasus penipuan sejumlah uang yang menimpanya beberapa waktu yang lalu. 

Adapun laporan tersebur terdaftar dengan nomor LP/B/3472/VII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya.

Bacaan Lainnya

“Hari ini dalam rangka berita acara tambahan (BAP) tambahan dimana penyidik menanyakan mengenai barang bukti,” tuturnya.

Penipuan ini sendiri diduga dilakukan oleh teman dari Fahri berinisial AH. Selama pemeriksaan, Ia menjelaskan soal barang bukti yang sempat hendak dibakar oleh (AH). 

Selain itu, Ia juga menyebut pemeriksaan dilakukan untuk menggali keterangan korban-korban lain selain dirinya. 

“Menanyakan korban-korban yang lain jadi karena korbannya sudah banyak penyidik menggali lebih dalam lagi. Karena memang saya punya group WA korban-korban ini sudah mencapai puluhan orang korbannya,” sambungnya. 

Dalam hal ini modus pelaku sendiri menipu dengan mengaku sebagai utusan presiden. (AH) lalu mendekati korban dan meminta bantuan. Seperti, bantuan bisnis atau pinjam uang. Ia tertipu dengan jumlah uang mencapai Rp75 Juta. 

“Jadi dia itu membuat dirinya seorang pejabat, pejabat negara penting lalu dia masuk ke kalangan pengusaha bisnis, modus dia ngajakin bisnis,” bebernya.

“Kalau saya sendiri modusnya dia itu limit transfernya habis karena dia merasa dia orang penting dan pejabat saya percaya saya talangin,” sambungnya.

Namun, seiring berjalan waktu uangnya tidak dikembalikan. Setelah menjalani pemeriksaan sekitar satu jam, akhirnya ia keluar. 

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (AKP. Niko Purba) didampingi Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat (AKP. Avrilendy) membenarkan bahwa penyidik memanggil Fahri untuk memenuhi keterangan. 

“Minta keterangan tambahan untuk mencari yang kami butuhkan,” ungkapnya. 

Tak menutup kemungkinan, penyidik akan melakukan penggeledahan ke rumah terduga pelaku yang berada di sekitar wilayah Jakarta Barat. 

“Kami mencari bukti lain sebagaimana yang disampaikan oleh korban, kemungkinan kami juga melakukan penggeledahan ke tempat terduga pelaku,” tukasnya. 

 

(rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *