Jakarta – Program Vaksinasi Merdeka akan berakhir di HUT Kemerdekaan RI ke-76, yaitu pada tanggal 17 Agustus 2021. Sejumlah ketua RW di DKI Jakarta meminta kegiatan ini dilanjutkan meski lewat dari tanggal akhir yang ditentukan.
“Saya pikir petugas harus turun ke bawah langsung, lebih mendekat ke warga. Kenapa, karena ada beberapa warga yang memang agak sungkan untuk berangkat ke tempat vaksin yang agak jauh. Belum lagi mereka harus modal bajaj. Mereka harus modal nunggunya, nunggu makan. Ketika tempat vaksin itu lebih dekat dengan warga, jadi itu yang lebih diharapkan,” kata Ketua RW 009 Grogol Jakarta Barat (Ustadz Zaenuddin Noor).
Ia juga meminta gerai Vaksinasi Merdeka ditambah.
“Jadi gerai-gerai ini lebih diperbanyak, lebih dekat dengan masyarakat,” sambungnya.
Ia mengatakan, di RW-nya tercatat ada 2.500 warga. Saat ini sisa 300 warga yang belum divaksin.
“Ini semua berkat kerja sama dari beberapa RT saya. Kemudian kita tiap pelaksanaan woro-woro, memberikan kesadaran kepada masyarakat. Menurut data kita tinggal sisanya , tidak begitu banyak yang belum divaksin. InsyaAllah 100 persen warga saya tervaksin nanti,” ungkapnya.
“Ada beberapa belum divaksin memang. Faktornya mereka itu punya penyakit yang tidak diperbolehkan secara medis misalnya tensi, diabetes. Kemudian yang kedua penyintas. Selain pengintas juga ada juga kan yang di bawah 12 tahun,” imbuhnya.





