Mediaonline.co.id, JAKARTA– Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin genap berusia satu tahun. Sejumlah catatan dari berbagai pihak mulai dari situasi sosial, ekonomi, hukum, hingga penanganan pandemi. Salah satunya datang dari Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati yang menyoroti kebijakan Jokowi-Ma’ruf di sektor pemulihan ekonomi.
Ia menilai kinerja pemerintah dalam bidang ekonomi masih kurang memuaskan. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya pembangunan ekonomi dan peningkatkan kesejahteraan rakyat sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 23 Ayat 1, yang mengatur tentang anggaran.
“Ketidakberhasilan Pemerintah mencapai target-target ekonominya ini, menjadi catatan tidak baik terhadap kinerja Pemerintah selama satu tahun ini. Ketidakberhasilan yang demikian menjadi indikator tidak tercapainya janji-janji politik pemerintah selama masa kampanye,” kata Anis melalui keterangan tertulis yang diterima fajar.co.id, Rabu (21/10/2020).
Pada bagian lain, kegagalan tersebut menunjukkan pemerintah tidak mampu memenuhi ekspektasi rakyat untuk mewujudkan kesejahteraan. Bahkan menurutnya, Indonesia semakin dekat dengan jebakan negara berpendapatan menengah.
Secara khusus, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mencatat ketidakberhasilan mencapai target pertumbuhan ekonomi diantaranya karena struktur ekonomi nasional terus bergantung pada sektor konsumsi. Porsi konsumsi rumah tangga terhadap PDB pada 2019 mencapai 56,62 persen, meningkat dari 55,76 persen pada 2018. Hal ini menunjukkan ekonomi nasional semakin rapuh karena bergantung pada daya beli.
Source


