Jakarta – Polda Metro Jaya bekerja sama dengan 18 komunitas untuk mengawasi penggunaan masker di Pasar Tanah Abang. Kapolda Metro Jaya (Irjen. Pol. Drs. Nana Sujana, M.M) menyebutkan perlu adanya kerja sama semua lapisan masyarakat guna menekan penyebaran virus covid – 19.
“Sampai saat ini pasien covid – 19 semakin banyak dan penularannya cukup mengkhawatirkan di mana rumah sakit di wilayah DKI Jakarta sudah hampir penuh. Maka, perlu diambil langkah bersama dalam memutus rantai penyebaran agar masyarakat mempunyai kesadaran dan menerapkan protokol kesehata,” ungkapnya.
Menurutnya, sebelum menjalankan peran pengawasannya, 18 komunitas tersebut akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu dari TNI – Polri. Hal tersebut guna menjaga sisi humanis dari para pengawas protokol kesehatan tersebut.
Sebelumnya, TNI – Polri dan Satpol PP DKI Jakarta akan menggelar operasi yustisi dalam pendisiplinan penggunaan masker di masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Polri akan menggandeng preman pasar untuk ikut mendisiplinkan warga di lingkungan pasar.
Wakapolri (Komjen. Pol. Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si) mengatakan pelibatan preman pasar ini tentunya dengan pengarahan dan pengawasan dari aparat penegak hukum. Preman diminta bersikap humanis dalam mendisiplinkan masyarakat.
“Kita juga berharap penegak disiplin internal di klaster – klaster pasar. Kita jadikan penegak disiplin tapi tetap diarahkan oleh TNI – Polri dengan cara – cara humanis,” kata Wakapolri.
(PoldaMetroJaya)


