PMJ- Bertepatan dengan 29 tahun pelantikan Alumni Bhara Daksa Akpol 1991, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono yang juga alumni Akpol 91 memperingatinya dengan memberikan sembako kepada warga Papua yang terdampak Covid-19 dan menetap di Jakarta.
Diketahui, banyak warga Papua yang kehilangan pekerjaan dan juga usahanya akibat wabah ini.
“Banyak saudara-saudara kita dari Papua yang menetap di Jakarta, terkena dampak dari wabah ini. Ada yang kehilangan pekerjaan dan juga usahanya. Untuk itu Alumni Akpol 91 di Jakarta khususnya, melaksanakan pemberian sembako ini dengan harapan bisa meringankan beban mereka. Dan ini juga dilakukan oleh Alumni Akpol di 34 Provinsi,” terang Argo Yuwono yang memimpin langsung acara baksos tersebut di Gedung Siti Maryam, Jakarta Barat, Senin (27/7/2020).
Kristin dan Imanuel warga asli Papua yang menetap di Jakarta, sangat mengapresiasi apa yang telah diberikan Alumni Bhara Daksa Akpol 1991. Hal ini benar-benar membantu meringankan beban saudara dan teman-temannya yang memang mengalami krisis akibat Covid-19.
“Saya Ibu rumah tangga. Kami semua menetap di Jakarta untuk membuka peluang usaha dan ada juga yang bekerja. Tapi usaha ada yang tidak berjalan dan kawan kami bekerja juga menjadi korban penghentian. Banyak yang sampai sekarang belum bekerja lagi dan penghasilan tidak ada. Baksos ini benar-benar membantu,” ungkap Kristin.
Imanuel seorang mahasiswa asal Papua juga mengungkapkan hal yang sama. Kegiatan pemberian sembako oleh Alumni Bhara Daksa Akpol 1991 ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan mampu meringankan beban teman-temannya.
“Kita semua terdampak akibat Pandemi Covid-19 ini. Kegiatan baksos dengan bergotong royong seperti ini tentu sangat baik sekali. Kami mengucapkan terimakasih kepada Alumni Akpol 91 yang peduli kepada kami. Sembako ini tentu sangat membantu kami,” tandas Imanuel.
Dalam kegiatan tersebut, disiapkan 600 paket sembako oleh Alumni Akpol 91. Selama kegiatan sangat diperhatikan protokol kesehatan. Irjen Pol Argo Yuwono dan Alumni Akpol 91 lainnya menyerahkannya secara simbolis kepada 10 orang. Sisanya diberikan usai acara dan oleh koordinator wilayah.


