Mediaonline.co.id, JAKARTA—Untuk memastikan akses pangan yang aman
dan nyaman bagi masyarakat selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini,
Kementerian Pertanian menggandeng Gojek untuk menyediakan jasa belanja pangan
bagi masyarkaat tanpa harus keluar rumah.
Dalam kesepakatan bersama yang ditandatangi Kepala Badan
Ketahanan Pangan, Agung Hendriari dan Direktur Hubungan Pemerintah dan
Kebijakan Publik PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa, Dyan Shinto Ekopuri menyatakan
bahwa kedua belah pihak akan berkomitmen menjaga ketersediaan, stabilisasi pasokan
dan harga pangan ke 11 komoditas tersebut melalui pemanfaatan aplikasi berbasis
teknologi yaitu gojek.
Di kesempatan yang sama, Agung menyampaikan selain untuk
mengantisipasi distribusi pangan dan mendukung kebijakan pemerintah terkait
social distancing, kerjasama ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah
untuk memberikan penghasilan tambahan bagi para ojek online, ia mengaku
masyarakat yang membeli pangan di Toko Mitra Tani milik Kementerian Pertanian
via Gojek tidak perlu membayar biaya antar, dalam artian ongkos kirim Gojek
diberikan secara gratis.
“Maksudnya disini biaya gojek tersebut dibebankan ke
Kementerian Pertanian, kami yang akan membayar, sistemnya tentu pihak gojek
sudah ada, dan ini tidak menpengaruhi harga pangan yang dibeli, jadi tentu
driver gojeknya juga mendapat bayaran, dan masyarakat diringankan dengan tidak
dibebankan biaya antar,” jelas Agung.
Lebih lanjut ia mengatakan kerjasama ini nantinya akan
diberlakukan di Toko Mitra Tani yang ada di seluruh Indonesia dengan jumlah
mencapai 3500. “Jadi kami harap masyarakat bisa memanfaatkan kerjasama ini,
konsep kami memang melayani kebutuhan pangan masyarakat harian dengan jumlah
yang tidak besar paling tidak untuk kebutuhan tiga hari kedepan, ini menjadi
bagian dari upaya kami juga dalam memininalisir rush buying,” papar Agung.
Dikesempatan yang sama Shinto selaku perwakilan dari pihak
gojek mengaku senang atas kesempatan yang diberikan Kementerian Pertanian untuk
ikut berperan mendukung ketahanan pangan Indonesia, ia mengatakan siap
mendukung upaya pemerintah dalam memastikan pendistribusian pangan di
masyarakat tidak hanya di Jabodetabek tapi diseluruh Indonesia.
“Kami sangat senang karena kami menjadi on demand platform
pertama yang diberi kesempatan untuk medukung keamanan logistic diseluruh
Indonesia, seperti yang kita ketahui kelancaran distribusi pangan saat ini juga
menjadi prioritas utama pemerintah, prinsip kami masyarakat harus happy agar
healthy,” ungkap Shinto. (rls)


