Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus) membeberkan modus operandi pengungkapan narkotika sebanyak 258 kilogram.
Sebelumnya, Tim Satresnarkoba Polres Metro Depok berhasil mengungkap peredaran narkotika dengan barang bukti sebanyak 258 kilogram sabu.
Pengungkapan itu berhasil diungkap setelah tim berhasil pengungkapan di Padang dan Pekanbaru, Riau.
“Modus operandi yang dilakukan adalah menyamarkan dalam bentuk teh. Biasanya dari Malaysia dan China kemudian ini adalah jaringan Internasional yang masuk ke Indonesia baik itu melalui pelabuhan yang ada tikus biasanya melalui Pekanbaru dari Malaysia,” ujarnya.
“Malaysia sampai Pekanbaru sangat dekat, nanti kalau barang tersebut sampai ke Indonesia baru lewat darat,” sambungnya.
Ia menuturkan jika nantinya barang tersebut sudah sampai di Indonesia kemudian para tersangka melakukan aksi transaksi dengan masuk ke dalam rumah sakit.
“Memang yang mereka gunakan transaksinya ada di parkiran rumah sakit. Modus di dalam itu pada saat mobil masuk ke rumah sakit itu barang – barang di dalam karung,” ucapnya.
“Selain itu, para pelaku juga sudah menyiapkan koper – koper kosong, jadi tinggal menunggu instruksi untuk dimasukkan ke dalam koper kosong, nanti ada yang jemput kurir itu,” pungkasnya.
(PoldaMetroJaya)


