737 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Jakarta Utara mengikuti uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum RI.
” Petugas PPSU garda terdepan penanganan di wilayah. Jadi penting untuk meningkatkan kompetensinya”
Rencananya, kegiatan tersebut akan dilangsungkan hingga besok di Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini merupakan bagian penting bagi PPSU dalam meningkatkan kompetensi kerja. Dipastikan, pelaksanaan uji sertifikasi digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Petugas PPSU garda terdepan penanganan di wilayah. Jadi penting untuk meningkatkan kompetensinya, baik pengetahuan prosedur tata kerja maupun K3,” ujarnya, Senin (30/11).
Sigit menuturkan, kegiatan ini dibagi di tiga lokasi yang terdiri dari Ruang Bahari, Aula Masjid Babussalam dan Balai Yos Sudarso. Peserta kegiatan sendiri merupakan petugas PPSU dari enam kecamatan se-Jakarta Utara.
Sementara itu, Sub Koordinator Perencanaan dan Informasi Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Indra Suhada menambahkan, penyelenggaraan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi.
Secara umum, terdapat tiga materi dalam uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini yakni keterampilan, pengetahuan, dan sikap dalam bekerja. Ketiga materi ini dianggap penting sebagai proteksi petugas PPSU dalam menghadapi persaingan tenang kerja global, terutama pada kompetisi dengan tenaga asing yang masuk ke Indonesia.
“Hari pertama kami berikan pembekalan materi dan hari ke dua ujian. Ujian meliputi uji tertulis, wawancara dan praktek,” tandasnya.


