Di Tengah Pandemi Corona, Alwi Shihab Serukan Bertobat dan Mengasihi Sesama

Mediaonline.co.id, JAKARTA– Mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Alwi Shihab mengajak seluruh rakyat Indonesia bertobat, bersatu, saling membantu dan mengasihi sesama dalam menghadapi pandemi virus Corona.

Seruan Alwi Shihab tersebut ia utarakan di laman Twitter miliknya @ShihabAlwi pada Senin (6/4/2020). Dalam cuitannya tersebut, ia mencontohkan kisah Nabi Yunus AS ketika mengajak kaumnya meninggalkan berhala dan menyembah Allah SWT.

Bacaan Lainnya

Kisah tersebut diceritakan ketika Nabi Yunus meninggalkan kaumnya yang durhaka dan menyatakan dalam waktu dekat Allah akan membinasakan mereka yang berpaling dari jalan Allah.

Seruan tersebut sontak membuat kaum Nabi Yunus ketakutan dan sebagian dari mereka menyatakan bertobat, saling membantu dan mengasi sesamanya.

“Ketika Nabi Yunus meninggalkan kaumnya yang durhaka dan menyatakan segera Allah akan membinasakan mereka, dalam suasana ketakutan sekelompok dari kaum Yunus bertobat dan saling bantu dan mengasihi sesama, serta merta Allah memerintahkan malaikat untuk tidak menjatuhkan siksaan,” tulis Alwi Shihab.

Cuitan selanjutnya diterangkan bahwa, Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang merasa malu menyiksa hambanya sedangkan diantara mereka ada yang bertobat dan saling mengasihi sesamanya.

“Allah berkata: Aku malu untuk menyiksa hambaku sedangkan diantara mereka ada yang saling mengasihi. Bukankah Aku Tuhan Yang Maha pengasih lagi penyayang?,” sambung Alwi.

Lebih lanjut pria kelahiran Rappang, Sulawesi Selatan 19 Agustus 1946 itu mengajak kita semua mengambil pelajaran dari kisah Nabi Yunus dalam situasi wabah pandemi yang melanda negeri saat ini.

Hendaknya saling gotong royong, yang mampu membantu yang sedang kesusahan, yang sehat membantu yang sedang sakit dan seterusnya hingga kita bisa memenangkan perang ini.

“Dalam menghadapi Covid-19, mari kita ikuti jejak kelompok yg saling mengasihi agar Allah ringankan cobaan ini kepada kita semua,” tutup Alwi Shihab lugas. (endra/fajar)

Source

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *