Jakarta – Dua warga Tebet reaktif covid – 19 saat mengikuti rapid test massal yang digelar Polda Metro Jaya pada hari Rabu. Polda Metro Jaya melaksanakan rapid test massal selama 3 hari usai kerumunan acara Maulid Nabi pada 13 November lalu.
Pada hari ketiga pelaksanaan tes covid – 19 itu ditemukan dua warga reaktif. Kapolsek Tebet (Kompol. Budi Cahyono) menyebutkan, total ada 50 warga yang mengikuti Rapid Test hari terakhir itu.
“Hari ini ada dua reaktif rapid test,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, warga yang reaktif covid – 19 itu langsung ditindaklanjuti sesuai protap untuk swab test. Menurutnya, hasil rapid test belum menentukan seseorang tersebut positif covid – 19, sehingga perlu dilakukan swab test.
“Yang reaktif dirujuk ke RSUD terdekat untuk dilakukan swab test,” lanjutnya.
Polda Metro Jaya menggelar Rapid Test di Tebet untuk mengantisipasi penularan covid – 19 setelah terjadinya kerumunan Maulid Nabi yang juga dihadiri pemimpin FPI ( Habib Rizieq Shihab).
Kegiatan tersebut dilaksanakan tiga hari, dimulai dari Senin – Rabu di Gelanggang Remaja, Jalan Tebet Timur Dalam III. Hari pertama pemeriksaan diikuti sekitar 150 orang, hasil tes non reaktif. Hari kedua, rapid test juga diikuti 150 orang dan hasilnya non reaktif.
Selain melaksanakan rapid test, Polda Metro Jaya juga membagikan sembako dan vitamin kepada warga yang menjalani tes cepat.
Kapolres Jakarta Selatan (Kombes. Pol. Budi Sartono) mengatakan, setiap hari disiapkan rapid test dan sembako untuk 200 orang.
“Kita siapkan 200 rapid test, kalau ada yang reaktif kita tindaklanjuti dengan PCR swab, dan kita juga siapkan 200 bansos, kita laksanakan tiga hari berturut – turut,” pungkasnya.
(PoldaMetroJaya)


